IDENTITAS
- Nama Guru : Yuyun Eka Purwanti, S.Pd
- Mapel : Matematika
- Hari/Tanggal : Selasa, 22 September 2026
- Fase/Kelas : Fase C / Kelas V (Lima)
- Materi : Pecahan
- Pertemuan ke : 17
Capaian Pembelajaran
Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 1.000.000, termasuk membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan, serta melakukan operasi hitung. Peserta didik mampu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan KPK dan FPB serta membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan termasuk pecahan campuran dan melakukan operasi penjumlahan pecahan.
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu:
- memahami pengertian dan bentuk-bentuk pecahan;
- membandingkan pecahan dengan tepat;
- mengurutkan berbagai pecahan dari yang terkecil hingga terbesar atau sebaliknya;
- memahami dan membandingkan pecahan campuran;
- menjumlahkan pecahan berpenyebut sama;
- menjumlahkan pecahan berpenyebut berbeda;
- menjumlahkan pecahan campuran;
- menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan penjumlahan pecahan.
TP Mindful, Meaningful dan Joyful
1. Mindful Learning (Berkesadaran)
- Peserta didik mampu memahami konsep pecahan dengan penuh perhatian dan teliti, terutama dalam membandingkan, mengurutkan, dan menjumlahkan pecahan.
- Peserta didik menyadari pentingnya memperhatikan pembilang dan penyebut ketika membandingkan pecahan.
- Peserta didik mampu melakukan langkah-langkah penjumlahan pecahan secara runtut dan teliti agar memperoleh hasil yang benar.
2. Meaningful Learning (Bermakna)
- Peserta didik mampu menghubungkan konsep pecahan dengan kehidupan sehari-hari, seperti membagi makanan, mengukur bahan, atau menentukan bagian dari suatu benda.
- Peserta didik memahami bahwa pecahan dapat digunakan untuk menyatakan bagian dari keseluruhan.
- Peserta didik mampu menggunakan penjumlahan pecahan untuk menyelesaikan permasalahan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
3. Joyful Learning (Menggembirakan)
- Peserta didik mampu memahami pecahan melalui kegiatan yang menyenangkan seperti permainan membandingkan pecahan, menyusun kartu pecahan, diskusi kelompok, dan latihan soal.
- Peserta didik menunjukkan rasa percaya diri, aktif berdiskusi, bekerja sama, dan menikmati kegiatan pembelajaran matematika.
ATP (Alur Tujuan Pembelajaran)
- Murid dapat memahami konsep dan bentuk-bentuk pecahan.
- Murid dapat membandingkan berbagai pecahan.
- Murid dapat mengurutkan berbagai pecahan dari yang terkecil hingga terbesar atau sebaliknya.
- Murid dapat memahami dan membandingkan pecahan campuran.
- Murid dapat melakukan operasi penjumlahan pecahan berpenyebut sama dan berbeda.
- Murid dapat melakukan operasi penjumlahan pecahan campuran.
- Murid dapat menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan penjumlahan pecahan.
MATERI
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ
Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi ajma’iin, wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.
Sebelum kita masuk ke pembelajaran Matematika, mari kita renungkan kebesaran Allah SWT.
- Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah SWT menciptakan segala sesuatu dengan ukuran dan ketentuan yang sempurna. Kita dapat mempelajari konsep pecahan dari berbagai benda yang ada di sekitar kita.
- Al-‘Adl (Maha Adil): Allah SWT mengajarkan kita untuk berlaku adil. Salah satu contohnya adalah membagi sesuatu secara sama rata.
- Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah SWT memberikan rezeki kepada seluruh makhluk-Nya. Kita hendaknya bersyukur dan menggunakan rezeki dengan baik serta tidak berlebihan.
Apersepsi
Guru memberikan pertanyaan kepada peserta didik:
“Anak-anak, pernahkah kalian membagi satu kue menjadi beberapa bagian?”
“Jika satu kue dibagi menjadi 4 bagian sama besar dan kamu mendapatkan 1 bagian, berapa bagian kue yang kamu dapatkan?”
“Bagaimana jika temanmu mendapatkan 2 bagian dari 4 bagian kue?”
“Manakah yang lebih banyak, 1/2 atau 1/4?”
Guru mengaitkan jawaban peserta didik dengan pembelajaran:
“Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menggunakan pecahan, misalnya saat membagi makanan, mengukur bahan, atau menentukan bagian dari suatu benda. Hari ini kita akan belajar membandingkan, mengurutkan, dan menjumlahkan pecahan.”
MATERI: PECAHAN
A. Pengertian Pecahan
Pecahan adalah bilangan yang menyatakan bagian dari keseluruhan.
Bentuk pecahan:
a/b
- a disebut pembilang.
- b disebut penyebut.
Contoh:
3/5
Angka 3 disebut pembilang dan angka 5 disebut penyebut.
Artinya, suatu benda dibagi menjadi 5 bagian sama besar, kemudian diambil 3 bagian.
B. Membandingkan Pecahan
Membandingkan pecahan berarti menentukan pecahan mana yang lebih besar, lebih kecil, atau sama besar.
Tanda yang digunakan:
- > artinya lebih besar dari
- < artinya lebih kecil dari
- = artinya sama dengan
1. Penyebut Sama
Jika penyebutnya sama, kita cukup membandingkan pembilangnya.
Contoh:
3/8 dan 5/8
Karena penyebutnya sama-sama 8, maka kita membandingkan pembilangnya.
3 < 5
Jadi:
3/8 < 5/8
Contoh lainnya:
7/10 > 4/10
2. Pembilang Sama
Jika pembilangnya sama, pecahan dengan penyebut lebih kecil memiliki nilai lebih besar.
Contoh:
3/4 dan 3/8
Karena pembilangnya sama-sama 3, maka:
3/4 > 3/8
Jadi, 3/4 lebih besar daripada 3/8.
3. Penyebut Berbeda
Jika penyebut berbeda, kita dapat menyamakan penyebut terlebih dahulu.
Contoh:
Bandingkan 1/2 dan 2/3.
KPK dari 2 dan 3 adalah 6.
1/2 = 3/6
2/3 = 4/6
Karena 3 < 4, maka:
1/2 < 2/3
C. Mengurutkan Pecahan
Mengurutkan pecahan berarti menyusun pecahan berdasarkan nilainya.
Pecahan dapat diurutkan dari:
- terkecil ke terbesar; atau
- terbesar ke terkecil.
Contoh:
Urutkan pecahan berikut dari yang terkecil:
1/2, 3/4, 1/4
Samakan penyebut menjadi 4:
1/2 = 2/4
Sehingga:
1/4, 2/4, 3/4
Jadi urutannya:
1/4 < 1/2 < 3/4
D. Pecahan Campuran
Pecahan campuran adalah pecahan yang terdiri dari bilangan bulat dan pecahan biasa.
Contoh:
2 1/3
Artinya terdiri dari 2 bilangan utuh dan 1/3 bagian.
Contoh lainnya:
1 1/2, 3 1/4, 4 2/5
Untuk membandingkan pecahan campuran, kita dapat memperhatikan bilangan bulatnya terlebih dahulu.
Contoh:
Bandingkan:
2 1/4 dan 3 1/4
Karena:
2 < 3
maka:
2 1/4 < 3 1/4
E. Mengubah Pecahan Campuran Menjadi Pecahan Biasa
Pecahan campuran dapat diubah menjadi pecahan biasa dengan cara:
(Bilangan bulat × penyebut) + pembilang
Kemudian hasilnya menjadi pembilang, sedangkan penyebut tetap.
Contoh:
2 1/3
= (2 × 3) + 1
= 6 + 1
= 7/3
Jadi:
2 1/3 = 7/3
Contoh:
3 2/5
= (3 × 5) + 2
= 15 + 2
= 17/5
Jadi:
3 2/5 = 17/5
F. Penjumlahan Pecahan Berpenyebut Sama
Untuk menjumlahkan pecahan yang penyebutnya sama, jumlahkan pembilangnya dan penyebut tetap.
Contoh:
2/7 + 3/7 = 5/7
Contoh lainnya:
1/5 + 2/5 = 3/5
Jadi, jika penyebutnya sama, kita cukup menjumlahkan pembilang.
G. Penjumlahan Pecahan Berpenyebut Berbeda
Jika penyebut berbeda, kita harus menyamakan penyebut terlebih dahulu menggunakan KPK.
Contoh:
1/2 + 1/3
KPK dari 2 dan 3 adalah 6.
Ubahlah pecahan menjadi penyebut 6:
1/2 = 3/6
1/3 = 2/6
Kemudian jumlahkan:
3/6 + 2/6 = 5/6
Jadi:
1/2 + 1/3 = 5/6
Contoh lainnya:
1/4 + 1/2
KPK dari 4 dan 2 adalah 4.
1/4 = 1/4
1/2 = 2/4
Maka:
1/4 + 2/4 = 3/4
H. Penjumlahan Pecahan Campuran
Untuk menjumlahkan pecahan campuran, kita dapat menjumlahkan bilangan bulat dan pecahannya.
Contoh:
1 1/4 + 2 2/4
Bilangan bulat:
1 + 2 = 3
Pecahan:
1/4 + 2/4 = 3/4
Jadi:
1 1/4 + 2 2/4 = 3 3/4
Contoh dengan penyebut berbeda:
1 1/2 + 2 1/3
Ubah pecahan menjadi penyebut yang sama.
KPK dari 2 dan 3 adalah 6.
1/2 = 3/6
1/3 = 2/6
Maka:
1 1/2 + 2 1/3
= 3 + 3/6 + 2/6
= 3 + 5/6
= 3 5/6
Jadi:
1 1/2 + 2 1/3 = 3 5/6
I. Contoh Masalah Sehari-hari
Ibu mempunyai 1/2 kg gula. Kemudian Ibu membeli lagi 1/4 kg gula.
Berapa jumlah gula Ibu seluruhnya?
Penyelesaian:
1/2 + 1/4
KPK dari 2 dan 4 adalah 4.
1/2 = 2/4
Maka:
2/4 + 1/4 = 3/4
Jadi, jumlah gula Ibu adalah 3/4 kg.
Latihan Soal
Kerjakan soal berikut dengan teliti!
- Tentukan tanda yang tepat: 3/5 ... 4/5
- Tentukan tanda yang tepat: 2/3 ... 3/4
Urutkan pecahan berikut dari yang terkecil:
1/2, 3/4, 1/4
Urutkan pecahan berikut dari yang terbesar:
2/3, 1/3, 3/3
Bandingkan pecahan berikut:
2 1/4 ... 1 3/4
Hitunglah:
2/5 + 1/5 = ...
Hitunglah:
1/2 + 1/4 = ...
Hitunglah:
1/3 + 1/6 = ...
Hitunglah:
1 1/2 + 2 1/4 = ...
- Ibu mempunyai 2/3 kg tepung dan membeli lagi 1/6 kg. Berapa kilogram tepung Ibu sekarang?
Mengerjakan Latihan soal yang ada di buku Matematika halaman 36 Bagian 1 dan 2.
Penutup
Demikian pembelajaran hari ini. Semoga pembelajaran tentang pecahan dapat bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Jangan lupa untuk selalu teliti dalam membandingkan, mengurutkan, dan menjumlahkan pecahan.
Sampai bertemu pada pembelajaran selanjutnya.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.







0 komentar:
Posting Komentar