IDENTITAS
Nama Guru : Yuyun Eka Purwanti, S.Pd
Mapel : Matematika
Hari/Tanggal : Selasa, 1 September 2026
Fase/Kelas : Fase C / Kelas V (Lima)
Materi : FPB dan KPK
Pertemuan ke : 13
Capaian Pembelajaran
Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 1.000.000, termasuk membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan, serta melakukan operasi hitung. Peserta didik juga mampu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan KPK dan FPB serta membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan termasuk pecahan campuran.
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu:
1. memahami pengertian FPB dan KPK;
2. menentukan FPB dari dua atau lebih bilangan;
3. menentukan KPK dari dua atau lebih bilangan;
4. menentukan FPB dan KPK menggunakan faktor dan kelipatan;
5. menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan FPB dan KPK;
6. menjelaskan strategi penyelesaian masalah FPB dan KPK dengan tepat.
TP Mindful, Meaningful dan Joyful
1. Mindful Learning (Berkesadaran)
Peserta didik mampu memahami konsep FPB dan KPK dengan penuh perhatian dan teliti. Peserta didik mengidentifikasi faktor dan kelipatan suatu bilangan serta menentukan FPB dan KPK dengan langkah yang benar.
Peserta didik menyadari bahwa ketelitian dalam menentukan faktor, kelipatan, FPB, dan KPK diperlukan agar dapat menyelesaikan permasalahan matematika dengan tepat.
2. Meaningful Learning (Bermakna)
Peserta didik mampu menghubungkan konsep FPB dan KPK dengan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari.
Peserta didik memahami bahwa FPB dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah pembagian atau pengelompokan secara merata, sedangkan KPK dapat digunakan untuk menentukan waktu atau kejadian yang berlangsung secara bersamaan.
3. Joyful Learning (Menggembirakan)
Peserta didik mampu memahami dan menentukan FPB serta KPK melalui kegiatan yang menyenangkan seperti permainan faktor dan kelipatan, diskusi kelompok, latihan soal, pemecahan masalah, dan permainan mencari kelipatan yang sama.
Peserta didik menunjukkan rasa percaya diri, aktif berdiskusi, bekerja sama, dan menikmati kegiatan pembelajaran matematika.
ATP (Alur Tujuan Pembelajaran)
1. Peserta didik memahami konsep faktor dan kelipatan suatu bilangan.
2. Peserta didik menentukan faktor persekutuan dan kelipatan persekutuan dari dua bilangan atau lebih.
3. Peserta didik menentukan FPB dari dua atau lebih bilangan.
4. Peserta didik menentukan KPK dari dua atau lebih bilangan.
5. Peserta didik membedakan penggunaan FPB dan KPK dalam berbagai permasalahan.
6. Peserta didik menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan KPK dan FPB dalam kehidupan sehari-hari.
MATERI
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ
Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.
Sebelum kita masuk ke pembelajaran Matematika mari kita renungkan kebesaran Allah SWT
- Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Allah SWT adalah zat yang menciptakan alam semesta beserta isinya, termasuk sumber daya alam yang melimpah dan potensi akal manusia.
- Al-Malik (Maha Memelihara/Merajai): Allah SWT adalah penguasa mutlak yang mengatur, menjaga, dan memelihara keseimbangan alam agar tetap harmonis dan tidak rusak.
- Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah SWT yang menjamin dan melimpahkan rezeki bagi seluruh makhluk-Nya melalui kekayaan alam dan kemampuan kerja manusia.
APERSEPSI
“Anak-anak, pernahkah kalian berbagi makanan atau benda kepada teman?”
“Misalnya, Ibu memiliki 12 apel dan 18 jeruk. Jika buah tersebut ingin dibagikan kepada beberapa anak dengan jumlah yang sama, bagaimana cara menentukan jumlah anak terbanyak yang dapat menerima?”
“Pernahkah kalian melihat dua kegiatan yang dilakukan secara berulang? Misalnya, lampu A menyala setiap 4 detik dan lampu B menyala setiap 6 detik. Menurut kalian, kapan kedua lampu tersebut akan menyala bersama-sama lagi?”
Guru mengaitkan jawaban peserta didik dengan pembelajaran:
“Untuk menyelesaikan masalah seperti membagi benda secara merata atau menentukan kapan dua kegiatan berulang terjadi bersamaan, kita dapat menggunakan FPB dan KPK.”
MATERI: FPB dan KPK
A. Pengertian Faktor
Faktor adalah bilangan yang dapat membagi habis suatu bilangan.
Contoh:
Faktor dari 12 adalah:
1, 2, 3, 4, 6, dan 12
Karena semua bilangan tersebut dapat membagi 12 tanpa sisa.
Simak Video berikut !
B. Pengertian Kelipatan
Kelipatan adalah hasil perkalian suatu bilangan dengan bilangan cacah.
Contoh:
Kelipatan 4:
4, 8, 12, 16, 20, 24, ...
Kelipatan 6:
6, 12, 18, 24, 30, ...
C. Faktor Persekutuan
Faktor persekutuan adalah faktor yang dimiliki oleh dua bilangan atau lebih.
Contoh:
Faktor dari 12 = 1, 2, 3, 4, 6, 12
Faktor dari 18 = 1, 2, 3, 6, 9, 18
Faktor persekutuannya adalah:
1, 2, 3, dan 6
D. FPB
FPB (Faktor Persekutuan Terbesar) adalah faktor persekutuan yang memiliki nilai paling besar.
Contoh:
Tentukan FPB dari 12 dan 18.
Faktor persekutuan 12 dan 18:
1, 2, 3, 6
Faktor yang paling besar adalah 6.
Jadi:
FPB dari 12 dan 18 = 6
A = 60Contoh masalah FPB
Ibu memiliki 24 apel dan 36 jeruk. Buah tersebut akan dimasukkan ke dalam beberapa kantong dengan jumlah apel dan jeruk yang sama pada setiap kantong.
Berapa jumlah kantong terbanyak yang dapat dibuat?
Penyelesaian:
FPB dari 24 dan 36 adalah 12.
Jadi, jumlah kantong terbanyak yang dapat dibuat adalah 12 kantong.
E. Kelipatan Persekutuan
Kelipatan persekutuan adalah kelipatan yang sama dari dua bilangan atau lebih.
Contoh:
Kelipatan 4:
4, 8, 12, 16, 20, 24, ...
Kelipatan 6:
6, 12, 18, 24, 30, ...
Kelipatan persekutuannya:
12, 24, ...
F. KPK
KPK (Kelipatan Persekutuan Terkecil) adalah kelipatan persekutuan yang memiliki nilai paling kecil.
Contoh:
Tentukan KPK dari 4 dan 6.
Kelipatan 4 = 4, 8, 12, 16, 20, ...
Kelipatan 6 = 6, 12, 18, 24, ...
Kelipatan persekutuan terkecil adalah 12.
Jadi:
KPK dari 4 dan 6 = 12
Contoh masalah KPK
Andi berolahraga setiap 4 hari sekali, sedangkan Budi berolahraga setiap 6 hari sekali. Hari ini mereka berolahraga bersama.
Berapa hari lagi mereka akan berolahraga bersama kembali?
KPK dari 4 dan 6 adalah 12.
Jadi, mereka akan berolahraga bersama kembali 12 hari lagi.







