Rabu, 04 Februari 2026

Materi ajar Rabu, 4 februari 2025

     



Hari tanggal                        : Rabu, 4 Febriari 2026

Fase / Kelas                        : C / 6A

Muatan Pembelajaran     :   1. Pendidikan Pancasila (Mengenal Wilayah provinsi lampung)
                                                2. Bahasa Indonesia (Menyusun Anggaran, memahami iklan dan kwintansi)
Metode Pembelajaaran    :  1. Project Based Learning (PjBL) (Pendidikan Pancasila)
                                                2. Problem BasedLearning(bahasa Indonesia)
Media Pembelajaran        : LKPD

Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila 

Murid mampu menyajikan hasil identifikasi sikap menghormati, menjaga, dan melestarikan keberagaman budaya dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat.

Capaian Pembelaaran Bahasa Indonesia

Murid mampu memahami, menganalisis, dan menyajikan informasi dari berbagai teks (biografi, pidato) serta menggunakan kaidah kebahasaan dengan tepat untuk menyampaikan ide dan sikap kepedulian sosial.

Tujuan pembelajaran Pendidikan Pancasila 

· Murid dapat mengenal Wilayah Provinsi Lampung

Tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia 

· Murid dapa membelanjakan uang dan menyusun anggaran sederhana dengan benar

· Murid dapat memahami iklan dan kwitansi dengan benar.


Materi Pendidikan Pancasila

Lampung adalah sebuah provinsi yang terletak di ujung selatan pulau Sumatera. Provinsi ini terdiri dari 13 kabupaten dan 2 kota dengan memiliki luas sebesar 34.623,80 KM2.

Hingga saat ini provinsi Lampung ini sudah mengalami banyak kemajuan mulai dari segi ekonomi, budaya, seni, pemerintahan, pendidikan, hingga pariwiisata. Maka tidak heran jika provinsi ini mendapat banyak sorotan hingga sampai luar negeri.

Provinsi Lampung menjadi salah satu daerah tersibuk di Indonesia bagian barat, terutama pada daerah ibu kotanya yakni Bandar Lampung jalanan di sini juga tidak kalah padatnya dengan di kota Jakarta.

Hal ini dikarenakan letak wilayahnya yang bisa dibilang sangat strategis karena merupakan pintu gerbang selatan pulau sumatera.

Pada batas wilayah provinsi Lampung, disebelah utara berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Bengkulu, sementara di sebelah selatan dan barat berbatasan dengan selat Sunda, sedangkan untuk wilayah timur berbatasan dengan Laut Jawa. Provinsi ini terdiri dari 13 kabupaten dan 2 kota yang antara lain adalah :

  • Kabupaten Lampung tengah
  • Kabupaten Lampung Utara
  • Kabupaten Lampung Selatan
  • Kabupaten Lampung Barat
  • Kabupaten Lampung Timur
  • Kabupaten Mesuji
  • Kabupaten Pesawaran
  • Kabupaten Pesisir Barat
  • Kabupaten Pringsewu
  • Kabupaten Tulang Bawang
  • Kabupaten Tulang Bawang Barat
  • Kabupaten Tanggamus
  • Kabupaten Way Kanan
  • Kota Bandar Lampung
  • Kota Metro

Provinsi Lampung juga memiliki bahasa daerah tersendiri yang terbagi atas dua dialek yaitu dialek “O” dan dialek “A”. untuk dialek “O” biasanya digunakan oleh masyarakat Pepaduan yakni Menggala, Abung, dan Menggala.

Selain itu juga terdapat 93 lokasi komplek situs purbakala yang antara lainnya adalah Taman Purbakala Pugung Raharjo di Lampung Timur, Situs Kebun Tebui, dan situs Batu Gedil di Tanggamus.

Selain itu disini juga terdapat situs peninggalan Islam yang berupa makam Islam di Wonosobo, Tanggamus, dan situs pekuburan Kuno di Banteng Sari, Lampumg Timur.

Materi Bahasa Indonesia

Iklan

Iklan adalah sarana untuk menyampaikan informasi mengenai produk atau jasa kepada masyarakat.


Tujuan Iklan :

1. Memberikan informasi.

2. Membujuk orang (persuasi).

3. Mengingatkan orang tentang sebuah produk.

Bahasa dalam Iklan

  • Persuasif: Sifatnya mengajak.
  • Singkat & Padat: Tidak bertele-tele agar mudah diingat.
  • Slogan: Kata-kata ajaib yang ikonik (Contoh: "Pasti Pas!" atau "Nyatanya nyegerin").
  • Positif: Selalu menonjolkan kebaikan produk.
  • Jenis Iklan Berdasarkan Tujuannya

    1. Iklan Komersial

    Tujuan Utamanya: Mencari keuntungan ekonomi (uang) dengan cara membujuk orang untuk membeli.

    Contoh Produk:

    • Makanan & Minuman.
    • Barang.
    • Jasa.

    2. Iklan Non-Komersial

    Tujuan Utamanya: Memberikan informasi, edukasi, atau ajakan untuk melakukan hal baik tanpa mencari untung uang.

    Siapa yang membuat?

    Biasanya instansi pemerintah atau organisasi sosial (Kementrian Kesehatan, UNICEF, dll).


Kuitansi adalah surat bukti penerimaan uang yang ditandatangani oleh penerima uang dan diserahkan kepada penyetor uang.

FUNGSI KUITANSI

  • Sebagai bukti bahwa pembayaran telah dilakukan.
  • Sebagai alat bukti hukum jika terjadi perselisihan di kemudian hari.
  • Referensi pembukuan keuangan.


  • Nomor Kuitansi: Untuk urutan administrasi.
  • Nama Pemberi Vang: (Telah diterima dari...).
  • Jumlah Vang: Ditulis dalam angka (Rp) dan Huruf (Terbilang).
  • Tujuan Pembayaran: (Untuk pembayaran...).
  • Tempat dan Tanggal: Waktu transaksi.
  • Nama Penerima & Tanda Tangan.
  • Materai: (Jika nominalnya besar, sesuai aturan pemerintah).



  • Penutup
    Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat. dan kita akan lanjutkan pada pertemua selanjutnya.

    Selasa, 03 Februari 2026

    Materi ajar Selasa, 3 Februari 2026


        



    Hari tanggal                        : Selasa 3 Febriari 2026

    Fase / Kelas                        : C / 6A

    Muatan Pembelajaran     :   1. Pendidikan Pancasila (Mengenal Wilayah provinsi lampung)
                                                    2. Bahasa Indonesia (Menyusun Anggaran, memahami iklan dan kwintansi)
    Metode Pembelajaaran    :  1. Project Based Learning (PjBL) (Pendidikan Pancasila)
                                                    2. Problem BasedLearning(bahasa Indonesia)
    Media Pembelajaran        : LKPD

    Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila 

    Murid mampu menyajikan hasil identifikasi sikap menghormati, menjaga, dan melestarikan keberagaman budaya dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat.

    Capaian Pembelaaran Bahasa Indonesia

    Murid mampu memahami, menganalisis, dan menyajikan informasi dari berbagai teks (biografi, pidato) serta menggunakan kaidah kebahasaan dengan tepat untuk menyampaikan ide dan sikap kepedulian sosial.

    Tujuan pembelajaran Pendidikan Pancasila 

    · Murid dapat mengenal Wilayah Provinsi Lampung

    Tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia 

    · Murid dapa membelanjakan uang dan menyusun anggaran sederhana dengan benar

    · Murid dapat memahami iklan dan kwitansi dengan benar.


    Materi Pendidikan Pancasila

    Lampung adalah sebuah provinsi yang terletak di ujung selatan pulau Sumatera. Provinsi ini terdiri dari 13 kabupaten dan 2 kota dengan memiliki luas sebesar 34.623,80 KM2.

    Hingga saat ini provinsi Lampung ini sudah mengalami banyak kemajuan mulai dari segi ekonomi, budaya, seni, pemerintahan, pendidikan, hingga pariwiisata. Maka tidak heran jika provinsi ini mendapat banyak sorotan hingga sampai luar negeri.

    Provinsi Lampung menjadi salah satu daerah tersibuk di Indonesia bagian barat, terutama pada daerah ibu kotanya yakni Bandar Lampung jalanan di sini juga tidak kalah padatnya dengan di kota Jakarta.

    Hal ini dikarenakan letak wilayahnya yang bisa dibilang sangat strategis karena merupakan pintu gerbang selatan pulau sumatera.

    Pada batas wilayah provinsi Lampung, disebelah utara berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Bengkulu, sementara di sebelah selatan dan barat berbatasan dengan selat Sunda, sedangkan untuk wilayah timur berbatasan dengan Laut Jawa. Provinsi ini terdiri dari 13 kabupaten dan 2 kota yang antara lain adalah :

    • Kabupaten Lampung tengah
    • Kabupaten Lampung Utara
    • Kabupaten Lampung Selatan
    • Kabupaten Lampung Barat
    • Kabupaten Lampung Timur
    • Kabupaten Mesuji
    • Kabupaten Pesawaran
    • Kabupaten Pesisir Barat
    • Kabupaten Pringsewu
    • Kabupaten Tulang Bawang
    • Kabupaten Tulang Bawang Barat
    • Kabupaten Tanggamus
    • Kabupaten Way Kanan
    • Kota Bandar Lampung
    • Kota Metro

    Provinsi Lampung juga memiliki bahasa daerah tersendiri yang terbagi atas dua dialek yaitu dialek “O” dan dialek “A”. untuk dialek “O” biasanya digunakan oleh masyarakat Pepaduan yakni Menggala, Abung, dan Menggala.

    Selain itu juga terdapat 93 lokasi komplek situs purbakala yang antara lainnya adalah Taman Purbakala Pugung Raharjo di Lampung Timur, Situs Kebun Tebui, dan situs Batu Gedil di Tanggamus.

    Selain itu disini juga terdapat situs peninggalan Islam yang berupa makam Islam di Wonosobo, Tanggamus, dan situs pekuburan Kuno di Banteng Sari, Lampumg Timur.

    Materi Bahasa Indonesia

    Iklan

    Iklan adalah sarana untuk menyampaikan informasi mengenai produk atau jasa kepada masyarakat.


    Tujuan Iklan :

    1. Memberikan informasi.

    2. Membujuk orang (persuasi).

    3. Mengingatkan orang tentang sebuah produk.

    Bahasa dalam Iklan

    • Persuasif: Sifatnya mengajak.
    • Singkat & Padat: Tidak bertele-tele agar mudah diingat.
    • Slogan: Kata-kata ajaib yang ikonik (Contoh: "Pasti Pas!" atau "Nyatanya nyegerin").
    • Positif: Selalu menonjolkan kebaikan produk.
    • Jenis Iklan Berdasarkan Tujuannya

      1. Iklan Komersial

      Tujuan Utamanya: Mencari keuntungan ekonomi (uang) dengan cara membujuk orang untuk membeli.

      Contoh Produk:

      • Makanan & Minuman.
      • Barang.
      • Jasa.

      2. Iklan Non-Komersial

      Tujuan Utamanya: Memberikan informasi, edukasi, atau ajakan untuk melakukan hal baik tanpa mencari untung uang.

      Siapa yang membuat?

      Biasanya instansi pemerintah atau organisasi sosial (Kementrian Kesehatan, UNICEF, dll).


    Kuitansi adalah surat bukti penerimaan uang yang ditandatangani oleh penerima uang dan diserahkan kepada penyetor uang.

    FUNGSI KUITANSI

    • Sebagai bukti bahwa pembayaran telah dilakukan.
    • Sebagai alat bukti hukum jika terjadi perselisihan di kemudian hari.
    • Referensi pembukuan keuangan.


  • Nomor Kuitansi: Untuk urutan administrasi.
  • Nama Pemberi Vang: (Telah diterima dari...).
  • Jumlah Vang: Ditulis dalam angka (Rp) dan Huruf (Terbilang).
  • Tujuan Pembayaran: (Untuk pembayaran...).
  • Tempat dan Tanggal: Waktu transaksi.
  • Nama Penerima & Tanda Tangan.
  • Materai: (Jika nominalnya besar, sesuai aturan pemerintah).



  • Penutup
    Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat. dan kita akan lanjutkan pada pertemua selanjutnya.

    Senin, 02 Februari 2026

    Materi ajar Senin, 3 februari 2026

        

    Hari tanggal                        : Senin, 3 Febriari 2026

    Fase / Kelas                        : C / 6A

    Muatan Pembelajaran     :   1. Pendidikan Pancasila (Mengenal Wilayah provinsi lampung)
                                                    2. Bahasa Indonesia (Menyusun Anggaran, memahami iklan dan kwintansi)
    Metode Pembelajaaran    :  1. Project Based Learning (PjBL) (Pendidikan Pancasila)
                                                    2. Problem BasedLearning(bahasa Indonesia)
    Media Pembelajaran        : LKPD

    Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila 

    Murid mampu menyajikan hasil identifikasi sikap menghormati, menjaga, dan melestarikan keberagaman budaya dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat.

    Capaian Pembelaaran Bahasa Indonesia

    Murid mampu memahami, menganalisis, dan menyajikan informasi dari berbagai teks (biografi, pidato) serta menggunakan kaidah kebahasaan dengan tepat untuk menyampaikan ide dan sikap kepedulian sosial.

    Tujuan pembelajaran Pendidikan Pancasila 

    · Murid dapat mengenal Wilayah Provinsi Lampung

    Tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia 

    · Murid dapa membelanjakan uang dan menyusun anggaran sederhana dengan benar

    · Murid dapat memahami iklan dan kwitansi dengan benar.


    Materi Pendidikan Pancasila

    Lampung adalah sebuah provinsi yang terletak di ujung selatan pulau Sumatera. Provinsi ini terdiri dari 13 kabupaten dan 2 kota dengan memiliki luas sebesar 34.623,80 KM2.

    Hingga saat ini provinsi Lampung ini sudah mengalami banyak kemajuan mulai dari segi ekonomi, budaya, seni, pemerintahan, pendidikan, hingga pariwiisata. Maka tidak heran jika provinsi ini mendapat banyak sorotan hingga sampai luar negeri.

    Provinsi Lampung menjadi salah satu daerah tersibuk di Indonesia bagian barat, terutama pada daerah ibu kotanya yakni Bandar Lampung jalanan di sini juga tidak kalah padatnya dengan di kota Jakarta.

    Hal ini dikarenakan letak wilayahnya yang bisa dibilang sangat strategis karena merupakan pintu gerbang selatan pulau sumatera.

    Pada batas wilayah provinsi Lampung, disebelah utara berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Bengkulu, sementara di sebelah selatan dan barat berbatasan dengan selat Sunda, sedangkan untuk wilayah timur berbatasan dengan Laut Jawa. Provinsi ini terdiri dari 13 kabupaten dan 2 kota yang antara lain adalah :

    • Kabupaten Lampung tengah
    • Kabupaten Lampung Utara
    • Kabupaten Lampung Selatan
    • Kabupaten Lampung Barat
    • Kabupaten Lampung Timur
    • Kabupaten Mesuji
    • Kabupaten Pesawaran
    • Kabupaten Pesisir Barat
    • Kabupaten Pringsewu
    • Kabupaten Tulang Bawang
    • Kabupaten Tulang Bawang Barat
    • Kabupaten Tanggamus
    • Kabupaten Way Kanan
    • Kota Bandar Lampung
    • Kota Metro

    Provinsi Lampung juga memiliki bahasa daerah tersendiri yang terbagi atas dua dialek yaitu dialek “O” dan dialek “A”. untuk dialek “O” biasanya digunakan oleh masyarakat Pepaduan yakni Menggala, Abung, dan Menggala.

    Selain itu juga terdapat 93 lokasi komplek situs purbakala yang antara lainnya adalah Taman Purbakala Pugung Raharjo di Lampung Timur, Situs Kebun Tebui, dan situs Batu Gedil di Tanggamus.

    Selain itu disini juga terdapat situs peninggalan Islam yang berupa makam Islam di Wonosobo, Tanggamus, dan situs pekuburan Kuno di Banteng Sari, Lampumg Timur.

    Materi Bahasa Indonesia

    Iklan

    Iklan adalah sarana untuk menyampaikan informasi mengenai produk atau jasa kepada masyarakat.


    Tujuan Iklan :

    1. Memberikan informasi.

    2. Membujuk orang (persuasi).

    3. Mengingatkan orang tentang sebuah produk.

    Bahasa dalam Iklan

    • Persuasif: Sifatnya mengajak.
    • Singkat & Padat: Tidak bertele-tele agar mudah diingat.
    • Slogan: Kata-kata ajaib yang ikonik (Contoh: "Pasti Pas!" atau "Nyatanya nyegerin").
    • Positif: Selalu menonjolkan kebaikan produk.
    • Jenis Iklan Berdasarkan Tujuannya

      1. Iklan Komersial

      Tujuan Utamanya: Mencari keuntungan ekonomi (uang) dengan cara membujuk orang untuk membeli.

      Contoh Produk:

      • Makanan & Minuman.
      • Barang.
      • Jasa.

      2. Iklan Non-Komersial

      Tujuan Utamanya: Memberikan informasi, edukasi, atau ajakan untuk melakukan hal baik tanpa mencari untung uang.

      Siapa yang membuat?

      Biasanya instansi pemerintah atau organisasi sosial (Kementrian Kesehatan, UNICEF, dll).


    Kuitansi adalah surat bukti penerimaan uang yang ditandatangani oleh penerima uang dan diserahkan kepada penyetor uang.

    FUNGSI KUITANSI

    • Sebagai bukti bahwa pembayaran telah dilakukan.
    • Sebagai alat bukti hukum jika terjadi perselisihan di kemudian hari.
    • Referensi pembukuan keuangan.


  • Nomor Kuitansi: Untuk urutan administrasi.
  • Nama Pemberi Vang: (Telah diterima dari...).
  • Jumlah Vang: Ditulis dalam angka (Rp) dan Huruf (Terbilang).
  • Tujuan Pembayaran: (Untuk pembayaran...).
  • Tempat dan Tanggal: Waktu transaksi.
  • Nama Penerima & Tanda Tangan.
  • Materai: (Jika nominalnya besar, sesuai aturan pemerintah).

  • Penutup
    Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat. dan kita akan lanjutkan pada pertemua selanjutnya.

    Jumat, 30 Januari 2026

    Materi Ajar Jumat, 30 Januari 2026

     

    Hari/Tanggal                   : Jumat, 30 Januari 2026

    Fase / Kelas                    : C / 6A

    Muatan Pembelajaran     :    1.  IPAS (Sistem Tata Surya dan Anngotanya)
                                                 2. =Matematika (Denah Lokasi Benda)
    Metode Pembelajaaran    :  1. IPAS (Cooperative Learning)
                                                2. Matematika (PBL)
    Media Pembelajaran        : Video dan LKPD
                                                                          
    Capaian Pembelajaran IPAS

    Peserta didik memahami sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya; hubungan antar komponen biotic dan abiotik serta pengaruhnya terhadap ekosistem; siklus air dan kaitannya dengan upaya menjaga ketersediaan air; fenomena gelombang bunyi dan cahaya dalam kehidupan sehari-hari; upaya penghematan energi serta pemanfaatan sumber energi alternatif dari sumber daya yang ada di sekitarnya sebagai upaya mitigasi perubahan iklim;sistem tata surya dan kaitannya dengan rotasi dan revolusi bumi; letak dan kondisi geografis negara Indonesia melalui peta konvensional/digital; sejarah perjuangan para pahlawan di lingkungan sekitar tempat tinggalnya; keragaman budaya nasional yang dikaitkan dengan konteks kebinekaan berdasarkan pemahamannya terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang berlakudi wilayahnya; serta kegiatan ekonomi masyarakat dan ekonomi kreatif dilingkungan sekitar.

    Tujuan Pembelajaran IPAS :

    Murid dapat mengidentifikasi sistem tata surya dan anggotanya

    Capaian Pembelajaran Matematika

    Pada akhir fase C, peserta didik dapat mengonstruksi dan mengurai bangun ruang (kubus, balok, dan gabungannya) dan mengenali visualisasi spasial (bagian depan, atas, dan samping). Mereka dapat membandingkan karakteristik antar bangun datar dan antar bangun ruang. Mereka dapat menentukan lokasi pada peta yang menggunakan sistem berpetak.

    Tujuan Pembelajaran Matematika

    Murid mampu medentifikassi garis pada sistem koordinat kartrsius

    Materi  IPAS

    Tata surya adalah benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang yang kita kenal sebagai matahari dan semua benda yang mengorbit kepada atau terikat dengan gaya gravitasi matahari.

    Benda-benda yang mengorbit matahari di tata surya terdiri atas planet-planet, satelit, asteroid, dan komet. Pembentukan tata surya ini terjadi sekitar 4,6 miliar tahun lalu dari awan gas dan debu raksasa yang berputar sekaligus berkelompok sampai akhirnya membentuk benda-benda langit di tata surya. 

    Anggota Tata Surya

    Yuk, kenalan lebih dekat dengan benda-benda atau anggota tata surya yang sudah disebut di atas tadi. 

     

    1. Matahari

    urutan lapisan matahari dari inti hingga terluar

    Urutan Lapisan Matahari Dari Inti Hingga Terluar (Sumber: https://id.pinterest.com/)

     

    Matahari adalah bintang yang berukuran besar yang merupakan salah satu anggota tata surya, dan menjadi komponen utama yang dijuluki sebagai sang sumber energi yang menyinari seluruh tata surya. Jadi tanpa matahari, tata surya nggak akan ada.

    Lalu, mungkin kamu bertanya, kok matahari disebut bintang ya? Padahal biasanya bintang itu berukuran kecil yang kalau dilihat dari jauh seperti titik.

    Matahari juga termasuk bintang karena matahari memancarkan cahaya dan terbentuk dari gas-gas panas helium dan hidrogen seperti bintang pada umumnya. Yang membedakan matahari dengan bintang lainnya adalah cahaya kuning yang dipancarkannya dengan suhu sekitar 15 juta derajat Celcius.

    Suhu tersebut lebih rendah dibanding suhu bintang lainnya yang berkisar antara 2 sampai 40 juta derajat Celcius. Lalu, matahari ini memiliki beberapa lapisan, di antaranya: 

    • Atmosfer. Lapisan ini adalah lapisan terluar, yang mencakup korona dan kromosfer. Korona matahari memancarkan partikel yang kadang memengaruhi cuaca di luar angkasa dan menciptakan aurora yang indah di kutub Bumi.
    • Fotosfer. Ini adalah lapisan kedua pada matahari yang menghasilkan cahaya yang kita lihat di kehidupan kita, suhunya sekitar 5.500°C. Di lapisan ini juga terjadi fenomena bintik matahari, yaitu wilayah gelap di yang muncul di permukaan matahari karena perbedaan suhu dan aktivitas magnetisnya.
    • Barisfer. Kalau lapisan satu Ini adalah inti matahari, tempat berlangsungnya reaksi fusi nuklir yang menghasilkan energi dalam jumlah besar. Energi ini yang membuat matahari bercahaya dan menyinari seluruh tata surya.

     

    2. Planet-Planet

    Planet Inferior dan Planet Superior

    Planet Superior dan Planet Inferior (Sumber: https://www.kompas.com/sains/image)

     

    Anggota tata surya selanjutnya adalah planet. Planet-planet di tata surya terbagi ke dalam beberapa kategori berdasarkan karakteristik orbit dan komposisinya.

    a. Superior dan Inferior Planet

    Superior planet adalah planet-planet yang berada lebih jauh dari matahari dibandingkan bumi, yaitu mars, jupiter, saturnus, uranus, dan neptunus. Planet-planet ini kadang tampak lebih “pelan” bergerak di langit malam.

    Sedangkan, inferior planet adalah planet-planet yang orbitnya lebih dekat ke matahari daripada bumi, yaitu merkurius dan venus. Mereka sering terlihat seperti bintang terang di langit pagi atau senja.

    b. Terrestrial dan Jovian Planet

    Planet terrestrial adalah planet-planet berbatu, seperti merkurius, venus, bumi, dan mars. Dengan permukaan padat, planet-planet ini memiliki gunung, lembah, bahkan jejak aktivitas vulkanik di beberapa tempat.

    Sedangkan, planet jovian adalah planet-planet gas raksasa, seperti jupiter, saturnus, uranus, dan neptunus. Mereka memiliki atmosfer tebal dan sangat berbeda dari planet berbatu karena tersusun dari gas-gas hidrogen dan helium. Berapa di antaranya juga memiliki cincin indah yang menambah keunikan mereka.

    c. Interior dan Eksterior Planet

    Interior planet adalah planet-planet yang berada di dalam sabuk asteroid, seperti merkurius, venus, bumi, dan mars. Sabuk asteroid adalah wilayah di Tata Surya yang berbentuk torus, di mana sebagian besar asteroid mengorbit Matahari.

    Sedangkan, eksterior planet adalah planet-planet di luar sabuk asteroid, seperti Jupiter hingga Neptunus.

    3. Asteroid

    Asteroid sering disebut sebagai “puing-puing” tata surya karena mereka merupakan sisa dari pembentukan planet. Sebagian besar asteroid berkumpul di Sabuk Asteroid yang berada antara orbit Mars dan Jupiter.

    Dengan bentuk yang tidak beraturan dan ukuran yang bervariasi, asteroid menjadi subjek penelitian yang menarik, karena komposisinya mengandung bahan-bahan kuno dari masa awal tata surya.

    4. Meteor

    Mungkin kamu pernah melihat “bintang jatuh” di langit malam. Sebenarnya, itu adalah meteor—potongan kecil asteroid atau komet yang memasuki atmosfer Bumi dan terbakar karena gesekan dengan udara.

    Meteor yang terbakar menciptakan garis cahaya yang indah, terutama saat terjadi hujan meteor, di mana ratusan meteor melintasi langit sekaligus. Jika meteor ini tidak terbakar habis dan berhasil mencapai permukaan Bumi, mereka dikenal sebagai meteorit.

    Materi Matematika

    Ikutin step by step nya yaa, kamu boleh ambil buku berpetak plus pensil kamu dulu!

    cara menggambar koordinat kartesius

    Jadi bidang kartesius itu terdiri dari sumbu x (garis horizontal) dan sumbu y (garis vertikal). Titik potong sumbu x dan y (letaknya di tengah) disebut titik pusat yang biasa disimbolkan dengan O atau bisa ditulis notasinya O(0,0).

    Bilangan yang ada di garis sumbu x dan sumbuy prinsipnya sama dengan garis bilangan biasa. Sumbu x ke kanan dan sumbu y ke atas dari titik pusat, bernilai positif. Tapi untuk sumbu x ke kiri dan sumbu y ke bawah dari titik pusat nilainya negatif.

    Terus, melalui titik pusat O, bidang koordinat Kartesius ini terbagi jadi empat bagian. Bagian-bagian ini disebut dengan kuadran.

    kuadran - koordinat kartesius

    Sistem Koordinat Kartesius

    sistem koordinat kartesius adalah cara kita untuk nentuin posisi objek tersebut. Posisi objek ini mengacu pada titik acuan atau yang bisa disebut dengan titik pusat koordinat (dalam bentuk pasangan berurutan (x,y)).

    Penutup
    Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat. dan kita akan lanjutkan pada pertemua selanjutnya.