A. Identitas Bloger
Hari/Tanggal : Kamis, 13 Agustus 2026
Nama Guru : Yuyun Eka Purwanti, S. Pd
Fase / Kelas : C / 5A
Mapel : Seni Rupa & Kokulikuler
B. Salam Sapa kepada murid
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi, anak-anak hebat!
Apa kabar hari ini? Semoga kalian semua sehat, semangat, dan siap belajar.
Alhamdulillah, kita masih diberi kesempatan untuk bertemu dan belajar bersama. Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca basmalah bersama.
C. Mapel 1 ( Seni Rupa)
Capaian Pembelajaran (CP) : Merefleksikan (Reflecting) Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri dan teman sekelas menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai.
Tujuan Pembelajaran (TP): Murid dapat Merefleksikan proses dan hasil karya yang telah dibuat dengan menggunakan kosakata seni rupa yang sesuai
Alut Tujuan Pembelajaran (ATP) : Murid mendeskripsikan unsur dan prinsip seni rupa yang digunakan pada hasil karyanya menggunakan kosakata seni rupa yang tepat.
Materi Pokok : Mendeskripsikan unsur seni rupa sesuai hasil karya
Alokasi Waktu : 2jp
Model/Metode Pembelajaran : (Discovery Learning)
Media Pembelajaran : LKPD/Video?Gambar
Apersepsi :
Guru mengajak peserta didik mengamati keindahan alam di sekitar, seperti bunga yang berwarna-warni, pepohonanyang memiliki berbagai bentuk daun, langit dengan gradasi warna saat matahari terbit atau terbenam, serta kupu-kupu dengan sayap yang indah. Kemudian guru bertanya:
"Siapa yang menciptakan semua keindahan alam ini?"
"Apakah warna, bentuk, dan pola yang ada di alam terjadi dengan sendirinya?"
"Menurut kalian, mengapa Allah menciptakan alam dengan begitu indah?"
Guru kemudian membacakan firman Allah Swt.:
"Dialah Allah yang menciptakan segala sesuatu lalu Dia menyempurnakan penciptaan-Nya." (QS. As-Sajdah: 7)
Guru menjelaskan bahwa Allah menciptakan alam dengan berbagai garis, bentuk, warna, tekstur, ruang, dan pola yang sangat indah. Keindahan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi manusia untuk berkarya. Ketika kita membuat karya seni, kita juga belajar mengamati ciptaan Allah dan mensyukurinya.
Selanjutnya guru mengaitkan dengan materi pembelajaran "Hari ini kita akan belajar mendeskripsikan unsur-unsur seni rupa yang terdapat pada karya yang telah kita buat. Kita akan belajar mengenali garis, bentuk, warna, tekstur, ruang, dan unsur lainnya sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah atas kemampuan berpikir, berkarya, dan menikmati keindahan ciptaan-Nya."
Materi Pembelajaran:
A. Unsur dan Prinsip Seni Rupa di Sekitar KitaKeindahan suatu objek di sekitar kita tak terlepas dari adanya berupa prinsip-prinsip seni rupa yang mendukung keindahannya, segala bentuk objek yang kita lihat dengan nilai akan muncul karena unsur-unsur yang dikandungnya, siswa dapat menemukan unsur-unsur seni rupa tersebut dengan mengamati unsur titik, garis, bidang, bentuk, ruang, tekstur, warna dan tone (nada gelap terang) yang terdapat dalam objek di lingkungan sekitar sekolah.
Unsur Seni Rupa TitikTitik merupakan unsur paling kecil dalam suatu karya seni rupa. Titik bisa digunakan untuk menciptakan unsur-unsur lain dengan cara menyusun atau menderet hingga menjadi suatu garis.
Unsur Seni Rupa Garis.Garis merupakan hubungan antar titik yang bisa menghasilkan suatu guratan serba guna. Guratan dari titik tersebut akan bisa membentuk unsur lain seperti bidang maupun bentuk.
Unsur Seni Rupa Bentuk Atau VolumeBentuk merupakan unsur yang selanjutnya. Bisa dibilang jika bentuk adalah salah satu unsur yang bisa dilihat pada karya seni rupa dua dimensi. Contohnya adalah pada gambar, lukisan, desain grafis dan sebagainya.
Unsur Seni Rupa BidangBidang adalah unsur yang ketiga. Bidang juga merupakan perkembangan dari bentuk. Secara mudahnya bidang merupakan suatu garis yang ujungnya akan saling bertemu hingga membentuk suatu area tertutup.
Unsur Seni Rupa RuangRuang merupakan suatu karya karya dua dimensi yang memiliki sifat semu. Ruang juga masih dibagi menjadi dua yaitu ruang positif dan ruang negatif.
Unsur Seni Rupa Gelap Terang.Untuk bisa membuat suatu gambar potret yang tampak begitu realistis, bukanlah warna yang akan dibuat benar-benar akurat. Akan tetapi adalah pada bagian gelap dan terang yang akan dibuat akurat pada gambar potret tersebut.
Warna juga merupakan unsur yang paling mencolok pada suatu karya seni rupa. Dalam seni rupa, warna secara estetika terbilang cukup subjektif tergantung dari daya cipta pembuat karya seni.
Unsur Seni Rupa TeksturTekstur adalah salah satu unsur yang berhubungan dengan interaksi manusia. Karya seni rupa tak hanya bisa dirasakan secara visual. Namun suatu karya seni rupa juga bisa dirasakan melalui bentuknya.
Unsur Seni Rupa Nilai.Unsur nilai berkaitan dengan warna. Maksud dari nilai adalah seberapa besar kekuatan warna pada karya seni rupa, dan seberapa berpengaruhnya nilai warna tersebut.
B. Prinsip Seni Rupa Prinsip Keseimbangan.Suatu karya yang tidak seimbang bisa membuat orang yang melihatnya akan mendapatkan kondisi perasaan yang tidak nyaman. Maka dari itu keseimbangan dalam seni rupa adalah suatu prinsip yang harus diperhatikan.
Prinsip Irama.Irama dalam suatu karya seni rupa bisa diciptakan dari adanya pengulangan unsur yang dilakukan secara teratur. Prinsip irama bisa terjadi pada suatu karya seni yang dilakukan pengaturan terhadap unsur garis, raut, warna, tekstur dan gelap terang secara berulang-ulang.
Prinsip Penekanan.Dalam seni rupa juga terdapat prinsip penekanan atau emphasis. Prinsip penekanan juga bisa dibilang sebagai point of interest dalam suatu karya seni rupa.
Prinsip ProposisiKontras merupakan suatu perbedaan yang begitu mencolok dari dua atau lebih unsur yang berbeda. Sebagai contohnya adalah titik putih dengan objek hitam, lalu bisa juga tekstur kain dengan tekstur logam.
Prinsip Kejelasan.Prinsip kejelasan merupakan suatu prinsip atau taraf kemudahan suatu karya bisa dimengerti. Prinsip kejelasan lebih banyak ditemukan pada desain website, desain produk atau desain interior. Seimak video Berikut agar lebih mudah dipahami
Materi Pokok : Tari Cak Culai Nabui-Nabui Alokasi Waktu : 3jp Model/Metode Pembelajaran : (mindful learning) Media Pembelajaran : Video Apersepsi : "Anak-anak, pernahkah kalian melihat orang menari dengan pakaian dan gerakan yang berbeda-beda? Mengapa setiap daerah memiliki tarian yang berbeda?" Guru kemudian mengaitkan keberagaman tersebut dengan firman Allah Swt.: "Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. (QS. Al-Hujurat: 13) "Anak-anak, Allah Swt. menciptakan manusia dengan berbagai suku, bangsa, bahasa, dan budaya. Perbedaan tersebut bukan untuk saling membeda-bedakan, tetapi agar kita saling mengenal, menghargai, dan hidup berdampingan." "Indonesia adalah negara yang memiliki banyak sekali budaya. Salah satunya adalah budaya Lampung, daerah tempat kita tinggal. Lampung memiliki berbagai tarian tradisional yang memiliki gerakan, pakaian, musik, dan makna yang khas. Keberagaman tarian tersebut merupakan kekayaan budaya yang patut kita syukuri dan kita lestarikan." Materi : Eksplorasi tarian Lampung mencakup pelestarian ragam seni gerak tradisional dan kreasi baru yang kaya makna budaya, seperti Tari Sigeh Pengunten, Tari Bedana, dan Tari Melinting. Jenis-Jenis Tarian Utama : 1. Tari Sigeh Pengunten: Gabungan adat Pepadun dan Saibatin untuk menyambut tamu agung. 2. Tari Bedana: Tarian pergaulan bernapas Islam yang melambangkan keterbukaan masyarakat. 3. Tari Cangget: Ritual pemuda-pemudi dalam acara adat, panen raya, atau pernikahan.Tari Melinting: Tarian klasik dari Lampung Timur yang dibawakan bangsawan kerajaan. 4. Tari Tuping: Drama tari topeng tradisional yang menggambarkan kepahlawanan dan rasa syukur.Unsur dan Ciri KhasGerakan: Lembut, dinamis, serta sarat gestur penghormatan dan keramahan. 5. Tari Cak Culay Na'bui Na'bui digunakan sebagai tari hiburan dan pergaulan masyarakat, yang menggambarkan suasana gembira, kebersamaan, dan interaksi sosial. Busana: Didominasi warna cerah dengan mahkota khas seperti Siger dan atribut keemasan.Musik: Diiringi alat musik tradisional seperti gamolan pekhing, gundang, dan petting atau gitar tunggal. Salah satu tarian Lampung |








