Senin, 28 September 2026

Materi Ajar Matematika Senin, 28 September 2026

 

IDENTITAS

  1. Nama Guru : Yuyun Eka Purwanti, S.Pd

  2. Mapel : Matematika

  3. Hari/Tanggal : Senin, 28 September 2026

  4. Fase/Kelas : Fase C / Kelas V (Lima)

  5. Materi : Pecahan

  6. Pertemuan ke : 18

Capaian Pembelajaran

Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 1.000.000, termasuk membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan, serta melakukan operasi hitung. Peserta didik juga mampu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan KPK dan FPB serta membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan termasuk pecahan campuran.

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu:

  1. memahami konsep pecahan dan pecahan campuran;

  2. membandingkan berbagai pecahan dengan tepat;

  3. mengurutkan berbagai pecahan dari yang terkecil hingga terbesar atau sebaliknya;

  4. membandingkan dan mengurutkan pecahan campuran;

  5. melakukan operasi penjumlahan pecahan dengan penyebut yang sama maupun berbeda;

  6. menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan perbandingan, pengurutan, dan penjumlahan pecahan.

TP Mindful, Meaningful dan Joyful

1. Mindful Learning (Berkesadaran)

  1. Peserta didik mampu memahami konsep pecahan dengan penuh perhatian dan teliti.

  2. Peserta didik mampu membandingkan dan mengurutkan pecahan dengan memperhatikan pembilang dan penyebut serta menggunakan langkah yang benar.

  3. Peserta didik menyadari pentingnya ketelitian dalam melakukan operasi penjumlahan pecahan agar memperoleh hasil yang tepat.

2. Meaningful Learning (Bermakna)

  1. Peserta didik mampu menghubungkan konsep pecahan dengan kehidupan sehari-hari, seperti membagi makanan, mengukur bahan, dan menentukan bagian dari suatu benda.

  2. Peserta didik memahami bahwa membandingkan dan mengurutkan pecahan dapat membantu menentukan bagian yang lebih besar atau lebih kecil.

  3. Peserta didik mampu menerapkan penjumlahan pecahan dalam permasalahan sehari-hari.

3. Joyful Learning (Menggembirakan)

  1. Peserta didik mampu memahami pecahan melalui kegiatan yang menyenangkan seperti permainan kartu pecahan, gambar pecahan, diskusi kelompok, dan latihan soal.

  2. Peserta didik menunjukkan rasa percaya diri, aktif berdiskusi, bekerja sama, dan menikmati kegiatan pembelajaran Matematika.

ATP (Alur Tujuan Pembelajaran)

Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan termasuk pecahan campuran, serta melakukan operasi penjumlahan pecahan.

MATERI

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

 الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.

Sebelum kita masuk ke pembelajaran Matematika mari kita renungkan kebesaran Allah SWT

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Allah SWT adalah zat yang menciptakan alam semesta beserta isinya, termasuk sumber daya alam yang melimpah dan potensi akal manusia.
  • Al-Malik (Maha Memelihara/Merajai): Allah SWT adalah penguasa mutlak yang mengatur, menjaga, dan memelihara keseimbangan alam agar tetap harmonis dan tidak rusak.
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah SWT yang menjamin dan melimpahkan rezeki bagi seluruh makhluk-Nya melalui kekayaan alam dan kemampuan kerja manusia.



A. Pengertian Pecahan

Pecahan adalah bilangan yang menyatakan bagian dari keseluruhan.

Contoh:

1/2 dibaca satu per dua atau setengah.

Pada pecahan 1/2:

  • 1 disebut pembilang.

  • 2 disebut penyebut.

B. Membandingkan Pecahan

Membandingkan pecahan berarti menentukan pecahan mana yang lebih besar, lebih kecil, atau sama.

Contoh:

1/2 > 1/4

Artinya, satu per dua lebih besar daripada satu per empat.

Untuk pecahan dengan penyebut berbeda, pecahan dapat disamakan penyebutnya terlebih dahulu.

C. Mengurutkan Pecahan

Pecahan dapat diurutkan dari yang terkecil ke terbesar atau dari yang terbesar ke terkecil.

Contoh:

1/4, 1/2, 3/4

Urutan dari yang terkecil adalah:

1/4 < 1/2 < 3/4

D. Pecahan Campuran

Pecahan campuran adalah pecahan yang terdiri atas bilangan bulat dan pecahan.

Contoh:

2 1/3

Dibaca dua satu per tiga.

Pecahan campuran dapat dibandingkan dengan melihat bagian bilangan bulat terlebih dahulu. Jika bilangan bulatnya sama, maka bandingkan bagian pecahannya.

Contoh:

2 1/4 < 2 3/4

E. Penjumlahan Pecahan

1. Penjumlahan pecahan dengan penyebut sama

Jika penyebutnya sama, jumlahkan pembilangnya dan penyebut tetap.

Contoh:

2/7 + 3/7 = 5/7

2. Penjumlahan pecahan dengan penyebut berbeda

Jika penyebut berbeda, samakan penyebut terlebih dahulu.

Contoh:

1/2 + 1/4

KPK dari 2 dan 4 adalah 4.

1/2 = 2/4

Maka:

2/4 + 1/4 = 3/4

Jadi, hasilnya adalah 3/4.

3. Penjumlahan pecahan campuran

Contoh:

1 1/2 + 2 1/2 = 4

Bilangan bulat dijumlahkan dengan bilangan bulat dan bagian pecahan dijumlahkan dengan bagian pecahan.

Latihan Soal

Peserta didik mengerjakan latihan soal tentang:

  1. membandingkan pecahan;

  2. mengurutkan pecahan;

  3. membandingkan dan mengurutkan pecahan campuran;

  4. menjumlahkan pecahan dengan penyebut sama;

  5. menjumlahkan pecahan dengan penyebut berbeda;

  6. menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan penjumlahan pecahan.


Penutup

Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran hari ini.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

0 komentar:

Posting Komentar