Rabu, 23 September 2026

Materi Ajar Bahasa Indonesia Rabu, 23 September 2026

 

IDENTITAS

  1. Nama Guru : Yuyun Eka Purwanti, S.Pd
  2. Mapel : Bahasa Indonesia
  3. Hari/Tanggal : Rabu, 23 September 2026
  4. Fase/Kelas : Fase C / Kelas V (Lima)
  5. Materi : Huruf Kapital dan Kalimat Perintah
  6. Pertemuan ke : 17

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Menulis

Peserta didik mampu menulis berbagai tipe teks sederhana berdasarkan gagasan, hasil pengamatan, pengalaman, dan/atau imajinasi dengan rangkaian kalimat kompleks secara kreatif, menarik, dan/atau indah.

TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu:

  1. memahami pengertian dan fungsi huruf kapital;
  2. mengidentifikasi penggunaan huruf kapital dalam kalimat;
  3. memahami aturan penggunaan huruf kapital pada awal kalimat;
  4. memahami penggunaan huruf kapital pada nama orang, nama tempat, nama hari, nama bulan, dan nama khusus;
  5. memperbaiki kesalahan penggunaan huruf kapital dalam kalimat;
  6. memahami pengertian dan ciri-ciri kalimat perintah;
  7. mengidentifikasi kalimat perintah dalam sebuah teks;
  8. membuat kalimat perintah dengan menggunakan bahasa yang santun;
  9. menggunakan huruf kapital dan tanda baca yang tepat dalam menulis kalimat;
  10. menulis teks sederhana dengan memperhatikan penggunaan huruf kapital dan kalimat perintah.

TP Mindful, Meaningful dan Joyful

1. Mindful Learning (Berkesadaran)

  1. Peserta didik mampu menyadari pentingnya penggunaan huruf kapital dalam tulisan.
  2. Peserta didik mampu memperhatikan penggunaan huruf kapital pada setiap kalimat yang ditulis.
  3. Peserta didik mampu mengenali kalimat perintah dalam kehidupan sehari-hari.
  4. Peserta didik mampu menggunakan kalimat perintah dengan bahasa yang santun.

2. Meaningful Learning (Bermakna)

  1. Peserta didik mampu menghubungkan penggunaan huruf kapital dengan kegiatan menulis sehari-hari.
  2. Peserta didik mampu menemukan contoh kalimat perintah di lingkungan rumah dan sekolah.
  3. Peserta didik mampu menggunakan kalimat perintah untuk menyampaikan pesan atau instruksi kepada orang lain.
  4. Peserta didik memahami bahwa penggunaan huruf kapital dan kalimat perintah yang tepat membuat tulisan lebih mudah dipahami.

3. Joyful Learning (Menggembirakan)

  1. Peserta didik menemukan contoh penggunaan huruf kapital melalui permainan atau kegiatan sederhana.
  2. Peserta didik membuat contoh kalimat perintah yang menarik dan santun.
  3. Peserta didik memperbaiki kalimat yang salah secara berkelompok.
  4. Peserta didik membuat teks sederhana dengan menggunakan huruf kapital dan kalimat perintah.

ATP (Alur Tujuan Pembelajaran)

Murid dapat menulis berbagai tipe teks sederhana berdasarkan gagasan, hasil pengamatan, pengalaman, dan/atau imajinasi dengan rangkaian kalimat kompleks secara kreatif, menarik, dan/atau indah.

MATERI

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Alhamdulillah, sebelum kita masuk ke pembelajaran Bahasa Indonesia, mari kita bersyukur kepada Allah SWT karena telah diberikan kesempatan untuk belajar dan menambah ilmu pengetahuan.

Apersepsi

Guru mengajukan pertanyaan kepada peserta didik:

“Anak-anak, pernahkah kalian melihat tulisan yang menggunakan huruf besar?”

“Mengapa nama seseorang biasanya ditulis menggunakan huruf kapital?”

“Pernahkah kalian mendengar seseorang memberikan perintah?”

“Apa contoh perintah yang sering kalian dengar di sekolah?”

Guru kemudian mengaitkan jawaban peserta didik dengan pembelajaran:

“Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan tulisan dan kalimat untuk menyampaikan informasi atau perintah. Agar tulisan mudah dipahami, kita perlu menggunakan huruf kapital dengan tepat. Kita juga perlu menggunakan kalimat perintah dengan bahasa yang santun. Hari ini kita akan belajar tentang huruf kapital dan kalimat perintah.”

MATERI: HURUF KAPITAL DAN KALIMAT PERINTAH

A. Pengertian Huruf Kapital

Huruf kapital adalah huruf yang berukuran lebih besar daripada huruf biasa dan digunakan pada bagian-bagian tertentu dalam tulisan sesuai dengan aturan bahasa Indonesia.

Contoh:

  • Yuyun sedang membaca buku.
  • Bandar Lampung adalah ibu kota Provinsi Lampung.
  • Senin adalah hari pertama dalam kegiatan sekolah.

B. Penggunaan Huruf Kapital

Huruf kapital digunakan pada beberapa bagian berikut.

1. Awal kalimat

Huruf pertama pada awal kalimat harus menggunakan huruf kapital.

Contoh:

  • Ayah sedang membaca koran.
  • Saya pergi ke sekolah.
  • Mereka bermain di halaman.

Salah:

  • saya pergi ke sekolah.

Benar:

  • Saya pergi ke sekolah.

2. Nama orang

Huruf kapital digunakan pada awal nama orang.

Contoh:

  • Yuyun sedang mengajar.
  • Rani membaca buku.
  • Budi bermain sepak bola.

3. Nama tempat

Huruf kapital digunakan pada nama tempat atau wilayah tertentu.

Contoh:

  • Lampung
  • Bandar Lampung
  • Jakarta
  • Indonesia

Contoh kalimat:

Rani tinggal di Bandar Lampung.

4. Nama hari dan bulan

Huruf kapital digunakan pada nama hari dan bulan.

Contoh:

  • Senin
  • Selasa
  • Januari
  • September

Contoh kalimat:

Kami belajar Bahasa Indonesia pada hari Selasa.

Bulan September memiliki tiga puluh hari.

5. Nama khusus

Huruf kapital digunakan pada nama khusus, seperti nama lembaga, sekolah, atau organisasi tertentu.

Contoh:

  • SD Negeri 1 Terbanggi Besar
  • Bahasa Indonesia
  • Provinsi Lampung

C. Kesalahan Penggunaan Huruf Kapital

Perhatikan contoh berikut!

❌ yuyun pergi ke bandar lampung pada hari senin.

Perbaikannya:

Yuyun pergi ke Bandar Lampung pada hari Senin.

Perhatikan bahwa huruf kapital digunakan pada nama orang, nama tempat, dan nama hari.

D. Pengertian Kalimat Perintah

Kalimat perintah adalah kalimat yang digunakan untuk memberikan perintah, ajakan, larangan, atau instruksi kepada seseorang agar melakukan sesuatu.

Contoh:

  • Tutup pintu itu!
  • Bukalah bukumu!
  • Rapikan meja kalian!
  • Tolong ambilkan buku itu!

Kalimat perintah biasanya diakhiri dengan tanda seru (!), terutama jika perintah disampaikan dengan tegas.

E. Ciri-Ciri Kalimat Perintah

Ciri-ciri kalimat perintah antara lain:

  1. berisi perintah atau instruksi;
  2. meminta seseorang melakukan sesuatu;
  3. dapat menggunakan kata tolong, silakan, atau mari;
  4. biasanya menggunakan tanda seru (!);
  5. sebaiknya disampaikan dengan bahasa yang santun.

Contoh:

Tolong tutup pintunya!

Silakan duduk dengan tertib!

Rapikan buku-bukumu!

F. Jenis-Jenis Kalimat Perintah

1. Perintah biasa

Digunakan untuk meminta seseorang melakukan sesuatu.

Contoh:

Buka bukumu!

Kerjakan tugasmu!

2. Perintah dengan kata “tolong”

Digunakan agar perintah terdengar lebih santun.

Contoh:

Tolong ambilkan pensil saya!

Tolong rapikan meja ini!

3. Kalimat larangan

Digunakan untuk melarang seseorang melakukan sesuatu.

Contoh:

Jangan membuang sampah sembarangan!

Jangan berlari di dalam kelas!

4. Kalimat ajakan

Digunakan untuk mengajak seseorang melakukan sesuatu bersama-sama.

Contoh:

Mari kita menjaga kebersihan kelas!

Ayo belajar bersama!

G. Menggunakan Huruf Kapital dan Kalimat Perintah

Ketika membuat kalimat perintah, kita juga harus memperhatikan penggunaan huruf kapital.

Contoh:

❌ tolong rapikan meja kalian!

Tolong rapikan meja kalian!

Contoh lainnya:

❌ jangan membuang sampah sembarangan!

Jangan membuang sampah sembarangan!

Dengan demikian, kalimat ditulis dengan huruf kapital pada awal kalimat dan menggunakan tanda baca yang tepat.

H. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

Perhatikan kalimat berikut:

  1. Tolong buanglah sampah pada tempatnya!
  2. Rapikan tempat tidurmu!
  3. Jangan mencoret-coret dinding!
  4. Ayo kita membersihkan kelas!
  5. Silakan antre dengan tertib!

Kalimat-kalimat tersebut dapat kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari dengan tetap memperhatikan kesantunan dalam berbicara.

I. Langkah-Langkah Menulis Kalimat Perintah

  1. Tentukan kegiatan yang ingin diperintahkan.
  2. Pilih kata yang sesuai.
  3. Gunakan bahasa yang santun.
  4. Awali kalimat dengan huruf kapital.
  5. Gunakan tanda baca yang tepat.
  6. Bacalah kembali kalimat yang telah dibuat.
  7. Pastikan kalimat mudah dipahami.

Latihan Soal

A. Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Apa yang dimaksud dengan huruf kapital?
  2. Kapan huruf kapital digunakan pada awal kalimat?
  3. Sebutkan tiga contoh penggunaan huruf kapital!
  4. Apa yang dimaksud dengan kalimat perintah?
  5. Sebutkan tiga ciri kalimat perintah!
  6. Buatlah satu contoh kalimat perintah!
  7. Buatlah satu contoh kalimat larangan!
  8. Buatlah satu contoh kalimat ajakan!
  9. Mengapa kita harus menggunakan huruf kapital dengan tepat?
  10. Mengapa kalimat perintah sebaiknya disampaikan dengan bahasa yang santun?

B. Perbaikilah Penggunaan Huruf Kapital!

Perbaiki kalimat berikut agar penggunaan huruf kapitalnya tepat!

  1. yuyun pergi ke sekolah pada hari senin.
  2. rani tinggal di bandar lampung.
  3. pada bulan september kami mengikuti kegiatan sekolah.
  4. budi dan andi sedang membaca buku.
  5. indonesia memiliki banyak budaya.

C. Tentukan Kalimat Perintah!

Berilah tanda pada kalimat yang merupakan kalimat perintah!

  1. (___) Tolong tutup pintunya!
  2. (___) Rani sedang membaca buku.
  3. (___) Jangan berlari di dalam kelas!
  4. (___) Silakan duduk dengan tertib!
  5. (___) Budi bermain sepak bola.

D. Buatlah Kalimat Perintah!

Buatlah kalimat perintah berdasarkan kegiatan berikut:

  1. Membersihkan kelas: ______________________________
  2. Merapikan buku: _________________________________
  3. Membuang sampah: _______________________________
  4. Membuka buku pelajaran: _________________________
  5. Menjaga kebersihan: _____________________________

E. Tugas Individu

Buatlah sebuah teks sederhana bertema:

“Menjaga Kebersihan Sekolah”

Dalam teks tersebut, tuliskan minimal 5 kalimat yang memuat:

  1. penggunaan huruf kapital yang tepat;
  2. minimal 3 kalimat perintah;
  3. penggunaan tanda baca yang tepat;
  4. bahasa yang santun dan mudah dipahami.

Kerjakan di buku tulis.

Refleksi Pembelajaran

  • Untuk Siswa: Alhamdulillah, hari ini ananda mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia tentang Huruf Kapital dan Kalimat Perintah dengan baik. Semua siswa mengikuti kegiatan pembelajaran dengan tertib dan aktif. Siswa dapat memahami penggunaan huruf kapital pada awal kalimat, nama orang, nama tempat, nama hari, dan nama bulan. Siswa juga dapat memahami pengertian, ciri-ciri, serta contoh kalimat perintah. Seluruh siswa dapat membuat kalimat perintah dengan menggunakan bahasa yang santun dan memahami materi yang telah dipelajari.
  • Untuk Guru: Pembelajaran Bahasa Indonesia tentang Huruf Kapital dan Kalimat Perintah berjalan dengan baik dan lancar. Semua siswa dapat mengikuti pembelajaran dengan tertib serta memahami materi yang disampaikan. Siswa mampu mengidentifikasi penggunaan huruf kapital dan membedakan kalimat perintah dari kalimat lainnya. Siswa juga mampu membuat kalimat perintah dengan tepat dan santun sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai.

Kesimpulan Materi: Huruf Kapital dan Kalimat Perintah

  • Huruf Kapital: Huruf yang digunakan pada bagian tertentu dalam tulisan sesuai dengan aturan bahasa Indonesia.
  • Penggunaan Huruf Kapital: Digunakan antara lain pada awal kalimat, nama orang, nama tempat, nama hari, nama bulan, dan nama khusus.
  • Kalimat Perintah: Kalimat yang digunakan untuk memberikan perintah, instruksi, larangan, atau ajakan kepada seseorang.
  • Ciri Kalimat Perintah: Berisi perintah atau instruksi dan biasanya menggunakan tanda seru (!).
  • Bahasa Santun: Kalimat perintah sebaiknya disampaikan dengan bahasa yang sopan, misalnya menggunakan kata tolong dan silakan.
  • Pemahaman Siswa: Seluruh siswa dapat memahami materi Huruf Kapital dan Kalimat Perintah.

Penutup

Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran hari ini.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

0 komentar:

Posting Komentar