Muatan Pembelajaran : 1. IPAS (Matahari, Bulan dan Bumi)
2. Bahasa Indonesia (Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif)
3.Matematika(Denah Lokasi Benda)
Metode Pembelajaaran : 1. IPAS (Cooperative Learning)
2. Bahasa Indonesia (Cooperative Learning)
3. Matematika (PjBL)
Media Pembelajaran : Video dan LKPD
Capaian Pembelajaran IPAS
Capaian Pembelajaran IPAS
Peserta didik memahami sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya; hubungan antar komponen biotic dan abiotik serta pengaruhnya terhadap ekosistem; siklus air dan kaitannya dengan upaya menjaga ketersediaan air; fenomena gelombang bunyi dan cahaya dalam kehidupan sehari-hari; upaya penghematan energi serta pemanfaatan sumber energi alternatif dari sumber daya yang ada di sekitarnya sebagai upaya mitigasi perubahan iklim;sistem tata surya dan kaitannya dengan rotasi dan revolusi bumi; letak dan kondisi geografis negara Indonesia melalui peta konvensional/digital; sejarah perjuangan para pahlawan di lingkungan sekitar tempat tinggalnya; keragaman budaya nasional yang dikaitkan dengan konteks kebinekaan berdasarkan pemahamannya terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang berlakudi wilayahnya; serta kegiatan ekonomi masyarakat dan ekonomi kreatif dilingkungan sekitar.
Tujuan Pembelajaran IPAS :
Murid dapat menjelaskan ciri-ciri bumi, matahari dan bulan dengan tepat.
Capaian Pembelaaran Bahasa Indonesia
Murid mampu memahami, menganalisis, dan menyajikan informasi dari berbagai teks (biografi, pidato) serta menggunakan kaidah kebahasaan dengan tepat untuk menyampaikan ide dan sikap kepedulian sosial.
Tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia
· Menganalisis bacaan tentang sosok inspiratif yang berhasil mengubah dunia.
· Mengenali dan memahami penggunaan kalimat aktif dan kalimat pasif.
Capaian Pembelajaran Matematika
Pada akhir fase C, peserta didik dapat mengonstruksi dan mengurai bangun ruang (kubus, balok, dan gabungannya) dan mengenali visualisasi spasial (bagian depan, atas, dan samping). Mereka dapat membandingkan karakteristik antar bangun datar dan antar bangun ruang. Mereka dapat menentukan lokasi pada peta yang menggunakan sistem berpetak.
Tujuan Pembelajaran Matematika
· Dengan mengenali arah mata angina, peserta didik dapat menentukan lokasi benda .
Materi IPAS
umi selalu berputar pada poros atau sumbunya, Gerakan ini disebut rotasi. Bumi berputar berlawanan arah jarum jam dan membutuhkan waktu 23 jam 56 menit untuk satu kali rotasi, Bumi bergerak dengan waktu dan kecepatan yang sama setiap saat, Hal ini membuat kita tidak merasakan pergerakannya. Sambil berotasi, Bumi juga berputar mengelilingi Matahari pada orbitnya yang tetap, Gerakan ini disebut revolusi.
Ketika berevolusi, kita juga bisa menyebut bahwa Bumi mengorbit Matahari. Waktu untuk Bumi melakukan satu kali revolusi, yaitu 365,25 hari, Orbit Bumi berbentuk elips atau oval. Bulan mirip seperti Bumi, ia juga berotasi dan berevolusi, Namun, Bulan berevolusi terhadap Bumi. Akibatnya, Bulan juga akan mengikuti Bumi mengorbit Matahari, Waktu untuk Bulan satu kali berevolusi terhadap Bumi, yaitu sekitar 28 hari, Waktu Bulan berotasi sama dengan waktu revolusinya.
Untuk lebih jelasnya Mari kita pelajari lebih lanjut tentang Bumi, Matahari, dan Bulan1
1) Berkenalan Lebih Dalam dengan Matahari
Matahari terbentuk dari gas helium dan hidrogen yang sangat panas dan biasa disebut bola panas. Matahari merupakan bintang yang paling dekat dengan Bumi sehingga cahayanya menerangi Bumi saat siang hari dan panasnya bisa kita rasakan. Ukuran Matahari sangat besar sehingga gaya gravitasinya bisa menarik planet-planet di sekitarnya,termasuk Bumi. Matahari terbentuk dari gas helium dan hidrogen yang sangat panas dan biasa disebut bola panas, Matahari merupakan bintang yang paling dekat dengan Bumi sehingga cahayanya menerangi Bumi saat siang hari dan panasnya bisa kita rasakan. Ukuran Matahari sangat besar sehingga gaya gravitasinya bisa menarik planet-planet di sekitarnya, termasuk Bumi.
2) Berkenalan Lebih Dalam dengan Planet Bumi
Sampai saat ini, Bumi merupakan satu-satunya tempat dengan makhluk hidup di dalamnya.
Rumah kita ini spesial, lho! Karena, Bumi merupakan satu-satunya planet di tata surya dengan sebagian besar permukaan berupa perairan. Sebanyak 70 persen permukaan Bumi diselimuti oleh air, Keberadaan air inilah yang berperan bagi kehidupan di Bumi.
3) Berkenalan Lebih Dalam dengan Bulan
Bulan merupakan satelit alami yang dimiliki Bumi, Satelit adalah sebutan untuk benda langit yang mengelilingi sebuah planet
Sampai saat ini, Bulan satu-satunya tempat di luar Bumi yang pernah dikunjungi manusia, Waktu revolusi dan rotasinya sama, yaitu 27 hari. Namun, karena Bumi juga bergerak, waktu revolusi Bulan yang teramati dari Bumi, yaitu 29 hari. Kita melihat penampakan Bulan berbeda-beda, kadang berbentuk sabit, purnama, atau hanya separuh. Sebenarnya, bentuk Bulan selalu sama Namun, posisi Bulan terhadap Bumi berubah-ubah karena berevolusi. Sebenarnya, Bulan juga tidak bercahaya, lho! Cahaya yang kita lihat saat malam hari merupakan pantulan dari cahaya Matahari.
Materi Bahasa Indonesia
kalimat aktif adalah kalimat yang subjeknya melakukan suatu tindakan atau perbuatan. Dengan kata lain, dalam kalimat aktif, pelaku atau subjek menjadi pusat aksi yang sedang berlangsung.
Ciri-ciri kalimat aktif: Subjek melakukan perbuatan
Subjek dalam kalimat aktif adalah pelaku yang melakukan suatu tindakan. Contohnya: Mama memasak nasi. Di sini, "Mama" adalah subjek yang melakukan tindakan "memasak".
Biasanya menggunakan kata kerja aktif Kata kerja dalam kalimat aktif menunjukkan aksi yang dilakukan oleh subjek, seperti makan, menulis, bermain, membaca, dan sebagainya.
Urutan kalimat: subjek + predikat + objek Pola kalimat aktif umumnya mengikuti susunan ini. Misalnya: Ayah membaca buku.
Subjek: Ayah
Predikat (kata kerja): membaca
Objek: buku
Menunjukkan pelaku dengan jelas Kalimat aktif menegaskan siapa yang melakukan tindakan, sehingga lebih jelas dan langsung.
Contoh kalimat aktif:
Si Kecil menggambar di kertas.
Mama menyiram tanaman di halaman.
Papa memperbaiki sepeda.
Kalimat Pasif dan Ciri-cirinya
Mama! Setelah kita memahami kalimat aktif, sekarang mari kita kenali kalimat pasif. Kalimat pasif adalah kebalikan dari kalimat aktif. Jika dalam kalimat aktif subjeknya adalah pelaku, maka dalam kalimat pasif subjeknya adalah pihak yang dikenai atau menerima tindakan
Ciri-ciri kalimat pasif:
Subjek dikenai tindakan atau perbuatan Ini adalah ciri paling utama. Subjek dalam kalimat pasif bukanlah yang melakukan aksi, melainkan yang mengalami atau menerima aksi.
Contoh:Nasidimasak oleh Mama. (Nasi dikenai tindakan dimasak)
Menggunakan kata kerja berawalan "di-" atau "ter-"
Ini adalah petunjuk paling mudah dan umum untuk mengenali kalimat pasif dalam bahasa Indonesia.
Kata kerja berawalan di-: dibuat, dimakan, disapu, dibaca, diambil.
Kata kerja berawalan ter-: terlihat, terbawa, terjatuh, terpukul, termakan.
Contoh: Buku itu dibaca oleh Ayah. (Kata kerja "dibaca")
Contoh: Gelas itu terjatuh dari meja. (Kata kerja "terjatuh")
Pelaku tindakan (agen) seringkali tidak disebutkan atau diletakkan setelah kata "oleh" Dalam kalimat pasif, siapa yang melakukan tindakan (pelaku) seringkali kurang penting atau bahkan tidak disebutkan sama sekali. Kalaupun disebutkan, biasanya diletakkan setelah kata "oleh".
Pola kalimat: Subjek (objek dari kalimat aktif) + predikat (kata kerja pasif) (+ oleh pelaku jika disebutkan) Objek dari kalimat aktif akan berubah posisi menjadi subjek dalam kalimat pasif.Contoh Perubahan dari Aktif ke Pasif:
Pasif:Nasi dimasak oleh Mama. (Subjek: Nasi, Pelaku: Mama)
Contoh kalimat pasif:
Bola itu ditendang oleh Adik
Pohon itu ditanam Kakek
Jendela kelas dibuka oleh guru.
Materi Matematika
Apa Itu Denah?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) denah adalah gambar yang menunjukan letak kota, jalan, dan sebagainya. Sedangkan fungsi dari adanya denah cukup beragam, seperti mengetahui posisi ruangan atau bangunan. Denah juga berfungsi untuk mengetahui sirkulasi ruangan yang akan kita kunjungi.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), mata angin adalah arah jarum pedoman atau asal angin yang datang, baik dari utara, timur, selatan atau barat.
Gambar Arah Mata Angin Bahasa Indonesia dan Penjelasannya
sumber: wikipedia.org
Setidaknya ada 8 arah mata angin yang kerap dijadikan acuan guna membantu seseorang sebagai penunjuk arah:
Utara: arah utara dalam kompas menunjuk ke atas
Selatan: arah selatan dalam kompas menunjuk ke bawah
Barat: arah barat dalam kompas menunjuk ke kiri
Timur: arah timur dalam kompas menunjuk ke kanan
Timur Laut: arah mata angin antara timur dan utara
Tenggara: arah mata angin antara timur dan selatan
Barat Daya: arah mata angin antara barat dan selatan
Barat Laut: arah mata angin antara barat dan utara
Penutup
Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat. dan kita akan lanjutkan pada pertemua selanjutnya.
0 komentar:
Posting Komentar