Hari/Tanggal : Selasa, 13 Januari 2026
Fase / Kelas : C / 6A
Peserta didik memahami sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya; hubungan antar komponen biotic dan abiotik serta pengaruhnya terhadap ekosistem; siklus air dan kaitannya dengan upaya menjaga ketersediaan air; fenomena gelombang bunyi dan cahaya dalam kehidupan sehari-hari; upaya penghematan energi serta pemanfaatan sumber energi alternatif dari sumber daya yang ada di sekitarnya sebagai upaya mitigasi perubahan iklim;sistem tata surya dan kaitannya dengan rotasi dan revolusi bumi; letak dan kondisi geografis negara Indonesia melalui peta konvensional/digital; sejarah perjuangan para pahlawan di lingkungan sekitar tempat tinggalnya; keragaman budaya nasional yang dikaitkan dengan konteks kebinekaan berdasarkan pemahamannya terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang berlakudi wilayahnya; serta kegiatan ekonomi masyarakat dan ekonomi kreatif dilingkungan sekitar.
Tujuan Pembelajaran IPAS :
Murid dapat menjelaskan peristiwa gerhana bulan dan gerhana matahari
Capaian Pembelaaran Bahasa Indonesia
Murid mampu memahami, menganalisis, dan menyajikan informasi dari berbagai teks (biografi, pidato) serta menggunakan kaidah kebahasaan dengan tepat untuk menyampaikan ide dan sikap kepedulian sosial.
Tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia
Murid mampu membuat teks pidaro dan menyajikannya di depan kelas
Pada akhir fase C, Peserta didik mampu memahami unsur rupa dan prinsip desain di lingkungan sekitarnya. Peserta didik menyimpulkan hasil pengamatan dan pemahaman pada perpaduan unsur dalam prinsip desain. Peserta didik mampu membuat karya rupa berdasarkan gagasannya sendiri atau mengambil inspirasi dari luar dirinya dengan menggunakan dan menggabungkan unsur garis, warna, tekstur, bentuk, dan bangun. Peserta didik mampu menggunakan perspektif dalam membuat karya 2 dimensi. Peserta didik mampu menggunakan pengalaman, keterampilan, dan pengetahuan yang diperoleh dalam mata pelajaran seni rupa atau mata pelajaran lain sebagai sumber gagasan dalam berkarya. Peserta didik mampu secara mandiri menggunakan variasi teknik dasar berkarya rupa.
Tujuan Pembelajaran Seni Rupa
Murid dapat menjelaskan prinsip proporsi
Materi IPAS
Gerhana adalah fenomena alam yang terjadi ketika satu benda langit tertutup oleh bayangan benda langit lainnya. Akibatnya, cahaya yang seharusnya sampai ke benda tersebut terhalang, sehingga wilayah tertentu menjadi lebih gelap.
Gerhana sering terjadi di Bumi dan terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu gerhana Matahari dan gerhana Bulan.
1. Gerhana Matahari
Gerhana Matahari terjadi ketika Bulan berada di antara Matahari dan Bumi, sehingga menutupi cahaya Matahari. Fenomena ini hanya terjadi di siang hari dan menyebabkan langit tampak lebih gelap seperti malam. Jenis-Jenis Gerhana Matahari
1. Gerhana Matahari Total Terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi berada dalam satu garis lurus sempurna. Bulan sepenuhnya menutupi Matahari, membuat wilayah umbra (bayangan inti) menjadi gelap total untuk beberapa saat.
2. Gerhana Matahari Sebagian. Terjadi ketika hanya sebagian Matahari tertutup oleh Bulan. Wilayah yang terkena penumbra (bayangan samar) tetap mendapatkan sedikit cahaya Matahari, sehingga tidak sepenuhnya gelap.
3. Gerhana Matahari Cincin Terjadi ketika Bulan berada di antara Matahari dan Bumi, tetapi ukurannya tampak lebih kecil dari Matahari. Cahaya Matahari masih tampak mengelilingi Bulan seperti cincin bercahaya.
2. Gerhana Bulan
Gerhana Bulan terjadi ketika Bumi berada di antara Matahari dan Bulan, sehingga bayangan Bumi menutupi Bulan. Gerhana ini hanya terjadi saat fase Bulan purnama.
Jenis-Jenis Gerhana Bulan
1. Gerhana Bulan Total Terjadi saat Bulan sepenuhnya masuk ke dalam umbra Bumi. Bulan tampak gelap atau berwarna merah karena hanya sedikit cahaya Matahari yang mencapai permukaannya.
2. Gerhana Bulan Sebagian Terjadi ketika hanya sebagian Bulan masuk ke dalam umbra Bumi. Sebagian permukaan Bulan tampak gelap, sementara bagian lainnya tetap terlihat.
3. Gerhana Bulan Penumbra Terjadi ketika Bulan hanya melewati bayangan penumbra Bumi. Bulan tetap terlihat, tetapi cahayanya sedikit redup.
Proses Terjadinya Gerhana
1. Proses Gerhana Matahari Bulan bergerak di antara Matahari dan Bumi. Cahaya Matahari terhalang oleh Bulan, menyebabkan bayangan jatuh ke Bumi. Wilayah yang berada di umbra mengalami gerhana total, sementara wilayah penumbra mengalami gerhana sebagian.
2. Proses Gerhana Bulan Bumi bergerak di antara Matahari dan Bulan. Cahaya Matahari yang seharusnya menyinari Bulan terhalang oleh Bumi. Bulan tampak gelap total atau sebagian, tergantung posisinya terhadap umbra dan penumbra.
Efek Gerhana terhadap Manusia dan Alam Gerhana tidak hanya menarik untuk diamati, tetapi juga memiliki beberapa efek terhadap lingkungan: Bumi menjadi lebih gelap – terutama saat gerhana total. Perubahan suhu – suhu udara bisa sedikit menurun selama gerhana. Perubahan perilaku hewan – beberapa hewan nokturnal menjadi aktif karena mengira hari sudah malam.
Gerhana adalah fenomena alam yang sering terjadi dan menarik untuk diamati. Gerhana Matahari terjadi ketika Bulan menutupi Matahari, sementara Gerhana Bulan terjadi ketika bayangan Bumi menutupi Bulan. Fenomena ini dapat mempengaruhi lingkungan, seperti perubahan suhu dan perilaku hewan.
Materi Bahasa Indonesia
Cara Membuat Teks Pidato yang Baik dan Menarik
Membuat teks pidato sebenarnya cukup mudah jika mengikuti langkah-langkah yang tepat. Berikut panduan singkatnya:
1. Tentukan Tema dan Tujuan
Pilih topik yang relevan dengan audiens dan tentukan tujuan pidato, misalnya untuk menginspirasi, mengajak, atau memberi informasi.
2. Kenali Audiens
Sesuaikan bahasa, gaya, dan isi pidato dengan usia, latar belakang, dan kebutuhan pendengar.
3. Susun Struktur Pidato
Umumnya, teks pidato terdiri dari:
- Pembukaan: Salam, sapaan, dan pengantar topik.
- Isi: Uraian ide utama, data, atau cerita pendukung.
- Penutup: Kesimpulan, ajakan, dan ucapan terima kasih.
4. Gunakan Bahasa yang Jelas dan Mengalir
Hindari kalimat terlalu panjang. Gunakan kata-kata yang mudah dipahami dan sisipkan kalimat yang membangkitkan emosi audiens.
5. Tambahkan Kutipan atau Fakta Menarik
Hal ini membuat pidato lebih meyakinkan dan berkesan.
6. Latihan Membaca dengan Intonasi dan Gestur
Teks pidato yang baik akan lebih hidup jika disampaikan dengan ekspresi dan intonasi yang tepat.
💡 Contoh singkat pembukaan pidato:
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Yang saya hormati Bapak/Ibu guru serta teman-teman sekalian. Pada kesempatan kali ini, izinkan saya menyampaikan pidato tentang pentingnya menjaga lingkungan demi masa depan kita bersama."
Materi Seni Rupa
Materi Seni Rupa
Teknik Menggambar Dasar
Berikut adalah beberapa teknik menggambar dasar yang dapat Anda coba:
- Sketsa:Sketsa adalah gambar cepat dan kasar yang digunakan untuk menangkap ide atau bentuk dasar objek.
- Menaungi:Menaungi digunakan untuk menciptakan ilusi kedalaman dan tekstur dalam sebuah gambar. Ini melibatkan penggunaan pensil atau arang untuk membuat bayangan dan sorotan.
- Menetas:Menetas adalah teknik yang menggunakan garis-garis paralel untuk menciptakan bayangan dan tekstur. Garis-garis dapat bervariasi dalam ketebalan dan arah.
- Blending:Blending adalah teknik yang digunakan untuk menghaluskan transisi antara warna atau bayangan yang berbeda. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan jari, kain lap, atau tortillon.

.gif)









0 komentar:
Posting Komentar